Cara Menyambung Kabel Coaxial CCTV RG 59

Alenaterazzo – Kabel coaxial cctv RG 59 banyak digunakan pada instalasi CCTV karena mampu membawa sinyal video dengan impedansi 75 Ohm. Dalam praktiknya, teknisi terkadang perlu menyambung kabel karena jalur kurang panjang, kabel terputus akibat renovasi, atau mengalami kerusakan.

Penyambungan tidak boleh dilakukan sekadar dengan melilitkan kabel. Sambungan yang kurang baik dapat menyebabkan gambar bergaris, berbayang, noise, hingga kamera kehilangan sinyal. Karena itu, gunakan metode penyambungan yang menjaga koneksi konduktor dan shielding tetap baik.

Pentingnya Menyambung Kabel Coaxial CCTV dengan Teknik yang Tepat

Ada beberapa kondisi yang membuat penyambungan RG 59 diperlukan, misalnya kabel tidak cukup panjang saat instalasi, terputus akibat gigitan hama, atau rusak ketika dinding dan plafon direnovasi.

Masalah biasanya muncul ketika kabel coaxial disambungkan secara asal. Kawat inti yang tidak tersambung sempurna dapat menyebabkan sinyal melemah, sedangkan shielding yang tidak terhubung dengan baik dapat membuat kabel lebih rentan terhadap gangguan.

Untuk hasil yang lebih rapi dan mudah diperiksa, metode menggunakan konektor BNC dan barrel coupler lebih disarankan dibanding sambungan manual.

Peralatan & Bahan yang Dibutuhkan untuk Menyambung Kabel RG 59

Sebelum mulai, siapkan:

  • Kabel coaxial RG 59:  bagian kabel yang akan disambungkan.
  • Konektor BNC male, 2 buah: dipasang pada masing-masing ujung kabel.
  • BNC barrel coupler female-to-female: menghubungkan kedua konektor BNC.
  • Cable stripper atau cutter: mengupas jaket dan isolator kabel.
  • Tang crimping atau obeng presisi: sesuai jenis konektor BNC yang digunakan.
  • Isolasi listrik atau heat shrink: melindungi sambungan dari gesekan dan kelembapan.

Catatan: Ukuran kupasan tidak selalu sama untuk setiap konektor. Jika menggunakan BNC crimp atau compression, ikuti ukuran strip length yang diberikan produsen konektor.

Metode 1: Menyambung Kabel Coaxial CCTV dengan BNC & Barrel

Ini merupakan metode yang lebih praktis dan mudah dibongkar kembali ketika teknisi melakukan troubleshooting.

1. Matikan Perangkat CCTV

Sebelum bekerja, matikan DVR dan sumber daya kamera. Pastikan kabel yang akan dikerjakan tidak sedang terhubung dengan perangkat.

2. Kupas Kedua Ujung Kabel RG 59

Kupas jaket luar pada kedua ujung kabel menggunakan stripper atau cutter. Lakukan secara hati-hati agar serabut shielding dan konduktor bagian dalam tidak rusak.

3. Siapkan Shielding dan Konduktor Tengah

Buka lapisan pelindung hingga inner conductor terlihat. Rapikan serabut shielding dan pastikan tidak ada serabut yang menyentuh konduktor tengah.

Baca Juga: Jenis Jenis Konektor BNC dan Fungsinya

Bagian tengah membawa sinyal, sedangkan shielding berfungsi sebagai pelindung sekaligus jalur return. Keduanya harus tetap terpisah.

4. Pasang Konektor BNC

Pasang konektor BNC male pada masing-masing ujung kabel sesuai tipe konektor yang digunakan.

Pastikan konduktor tengah terkunci dengan baik pada pin tengah BNC dan shielding terhubung ke bagian ground konektor. Jika menggunakan konektor crimp atau compression, lakukan pemasangan sesuai petunjuk produknya.

5. Hubungkan dengan BNC Barrel Coupler

Tancapkan kedua konektor BNC male ke barrel coupler female-to-female. Putar mekanisme pengunci hingga koneksi terasa kuat.

Periksa kembali agar kedua konektor tidak longgar.

6. Lindungi Titik Sambungan

Setelah sambungan diuji, lindungi bagian tersebut menggunakan heat shrink atau isolasi listrik.

Baca Juga: Cara Memasang Konektor BNC Pada Kabel Coaxial

Untuk instalasi outdoor, jangan mengandalkan isolasi saja. Gunakan junction box waterproof agar sambungan terlindung dari air dan kelembapan.

Metode 2: Menyambung Kabel RG 59 Tanpa Konektor

Penyambungan manual dapat dilakukan sebagai solusi sementara ketika konektor BNC tidak tersedia. Namun, metode ini tidak menjadi pilihan utama untuk instalasi permanen.

  1. Kupas jaket kedua kabel secukupnya.
  2. Pisahkan shielding dari konduktor tengah.
  3. Sambungkan kedua konduktor tengah dengan rapi. Jika menggunakan solder, pastikan sambungan kuat dan tidak terdapat bagian tajam.
  4. Pastikan konduktor tengah tidak bersentuhan dengan shielding.
  5. Sambungkan shielding kedua kabel secara kontinu.
  6. Berikan isolasi terpisah antara konduktor tengah dan shielding sebelum membungkus keseluruhan sambungan.

Sambungan manual yang terlalu panjang atau tidak rapi dapat meningkatkan risiko gangguan sinyal. Untuk instalasi profesional, metode BNC coupler lebih mudah dirawat dan ditroubleshooting.

Tips Mencegah Noise & Gambar Berbayang

Setelah menerapkan cara menyambung kabel coaxial CCTV, jangan langsung menutup atau menanam kabel. Lakukan beberapa pemeriksaan berikut:

Gunakan Junction Box untuk Outdoor

Jika sambungan berada di luar ruangan, tempatkan BNC dan barrel coupler di dalam waterproof junction box. Tujuannya untuk mengurangi risiko air dan kelembapan masuk ke titik sambungan.

Jauhkan dari Kabel Listrik

Hindari menempatkan kabel coaxial secara paralel dan berdekatan dengan kabel listrik AC dalam jalur yang panjang. Lingkungan dengan interferensi elektromagnetik tinggi dapat memengaruhi kualitas sinyal.

Uji Kamera Sebelum Merapikan Kabel

Nyalakan kembali sistem dan periksa gambar kamera melalui DVR. Pastikan tidak muncul garis, noise, gambar berbayang, atau kehilangan video.

Jika gambar sudah normal, barulah rapikan sambungan dan tutup jalur kabel.

Kesimpulan

Cara menyambung kabel coaxial CCTV RG 59 yang paling praktis untuk instalasi permanen adalah menggunakan konektor BNC pada kedua ujung kabel kemudian menghubungkannya dengan BNC barrel coupler.

Selain lebih rapi, metode ini memudahkan teknisi ketika melakukan pemeriksaan atau penggantian kabel di kemudian hari. Pastikan konduktor tengah dan shielding tidak saling bersentuhan, gunakan perlindungan tambahan untuk sambungan outdoor, dan selalu uji kualitas gambar sebelum instalasi dirapikan.

Leave a Comment