Tips Menentukan Kabel Coaxial CCTV, Teknisi Wajib Tau

JuraganCCTV – Pemilihan kabel coaxial CCTV tidak cukup hanya berdasarkan harga. Jenis kabel, material konduktor, shielding, dan kondisi jalur pemasangan ikut menentukan kualitas sinyal video dari kamera menuju DVR.

Bagi teknisi, memilih kabel yang sesuai sejak awal dapat membantu menghasilkan gambar lebih stabil sekaligus mengurangi risiko noise, gambar berbayang, hingga kehilangan sinyal setelah instalasi selesai.

Mengapa Pemilihan Kabel Coaxial CCTV Penting?

Kabel coaxial menjadi media penghantar sinyal video pada sistem CCTV berbasis coaxial. Jika kualitas atau spesifikasinya tidak sesuai, beberapa gangguan yang mungkin muncul antara lain gambar bersemut (noise), bergaris, berbayang, warna tidak stabil, hingga black screen.

Masalah tersebut juga dapat menyebabkan pekerjaan tambahan bagi teknisi karena harus melakukan pengecekan ulang. Oleh sebab itu, kabel sebaiknya dipilih berdasarkan kebutuhan sistem, bukan sekadar mencari harga kabel CCTV per roll yang paling murah.

5 Tips Menentukan Kabel Coaxial CCTV yang Bagus

1. Periksa Material Inti Konduktor

Perhatikan material inner core sebelum membeli. Bare copper atau tembaga memiliki konduktivitas yang baik dan layak dipertimbangkan untuk instalasi yang membutuhkan transmisi sinyal stabil.

Sementara itu, kabel Copper Clad Aluminum (CCA) menggunakan aluminium yang dilapisi tembaga. Harganya biasanya lebih murah, tetapi karakteristik konduktivitasnya berbeda dari tembaga.

Untuk proyek profesional, jangan hanya melihat harga. Cek spesifikasi material konduktor yang tercantum pada produk.

2. Sesuaikan RG59 atau RG6 dengan Kebutuhan

RG59 umumnya lebih kecil dan fleksibel sehingga praktis untuk jalur indoor atau instalasi dengan jarak relatif pendek.

Sementara RG6 memiliki konstruksi yang lebih besar dan umumnya memiliki karakteristik redaman yang lebih rendah sehingga dapat dipertimbangkan untuk jalur lebih panjang.

Namun, jangan menjadikan batas seperti 100 meter sebagai aturan mutlak. Jarak transmisi dipengaruhi oleh jenis kamera, resolusi, kualitas kabel, konektor, dan perangkat DVR.

3. Perhatikan Kualitas Shielding

Shielding membantu mengurangi gangguan elektromagnetik dari lingkungan sekitar. Hal ini penting terutama ketika kabel melewati area yang berdekatan dengan kabel listrik, motor, atau sumber interferensi lainnya.

Baca Juga: Jenis Jenis Konektor BNC dan Fungsinya

Periksa konstruksi braided shield dan foil pada spesifikasi kabel. Jangan hanya mengandalkan klaim “double shield” atau “high shielding” tanpa melihat detail konstruksinya.

4. Pertimbangkan Kabel Siamese

Untuk instalasi yang membutuhkan video dan power sekaligus, kabel coaxial Siamese dapat menjadi pilihan praktis.

Kabel ini menggabungkan kabel coaxial dengan jalur power dalam satu konstruksi sehingga penarikan lebih sederhana dan penataan kabel lebih rapi.

5. Sesuaikan Jaket untuk Indoor atau Outdoor

Untuk indoor, kabel dengan jaket PVC dapat digunakan pada area yang terlindungi dari hujan dan sinar matahari langsung.

Baca Juga: Cara Memasang Konektor BNC Pada Kabel Coaxial

Untuk outdoor, gunakan kabel yang memang memiliki perlindungan terhadap UV dan kondisi cuaca. Jika kabel indoor harus melewati area luar, gunakan conduit atau perlindungan tambahan yang sesuai.

Patokan Harga Kabel Coaxial CCTV

Harga kabel coaxial CCTV per meter maupun per roll berbeda berdasarkan material, merek, shielding, dan konstruksi kabel. Kisaran berikut dapat digunakan sebagai gambaran awal saat membuat RAB:

RG59 Non-Power

Harga per meter: Rp2.500–Rp4.000
Roll 100 meter: Rp200.000–Rp350.000

RG59 Siamese + Power

Harga per meter: Rp4.500–Rp7.500
Roll 100 meter: Rp400.000–Rp750.000

RG6 Siamese + Power

Harga per meter: Rp6.000–Rp9.000
Roll 300 meter: Rp1.200.000–Rp1.800.000

Catatan: Harga tersebut merupakan kisaran dan dapat berubah berdasarkan merek serta spesifikasi produk. Selalu cek harga dan spesifikasi terbaru sebelum membuat RAB.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Teknisi Pemula

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari saat menentukan kabel coaxial CCTV antara lain:

  • Memilih kabel hanya berdasarkan harga kabel CCTV per roll.
  • Tidak mengecek impedansi kabel, yang umumnya harus 75 Ohm untuk sistem video CCTV coaxial.
  • Menggunakan kabel indoor di luar ruangan tanpa perlindungan.
  • Menggunakan kabel dengan shielding rendah di area yang memiliki banyak interferensi.
  • Menganggap semua RG59 atau RG6 memiliki kualitas yang sama.
  • Mengabaikan kualitas konektor BNC dan proses terminasi.

Perlu diingat, kabel berkualitas tetap dapat menghasilkan gambar bermasalah jika konektor, sambungan, power supply, atau proses pemasangannya buruk.

Kesimpulan

Menentukan kabel coaxial CCTV sebaiknya dilakukan dengan melihat kebutuhan instalasi secara keseluruhan. Perhatikan material konduktor, jenis RG59 atau RG6, kualitas shielding, konstruksi Siamese, serta perlindungan jaket sesuai lokasi pemasangan.

Dengan memahami karakteristik tersebut, teknisi dapat memilih kabel secara lebih tepat sekaligus memperkirakan harga kabel coaxial CCTV per meter atau per roll dengan lebih realistis.

Leave a Comment