Penyebab rekaman cctv putus putus – Rekaman CCTV menjadi penting ketika Anda perlu melihat kembali kejadian yang terjadi di rumah, toko, kantor, atau area usaha. Namun, bagaimana jika video saat diputar justru putus-putus, patah-patah, lag, atau beberapa detik rekaman hilang?
Masalah tersebut dapat berasal dari media penyimpanan, pengaturan perekaman, suplai daya, koneksi jaringan, hingga kabel dan konektor. Berikut cara mengetahui penyebab rekaman CCTV putus putus sekaligus langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.
Penyebab Rekaman CCTV Putus Putus dan Patah-Patah
Daftar Isi
Toggle1. Harddisk Bermasalah
HDD merupakan komponen utama untuk menyimpan rekaman CCTV. Jika HDD sudah tua, mengalami kerusakan, atau memiliki bad sector, proses penulisan dan pembacaan video dapat terganggu.
Salah satu indikasinya adalah playback berhenti pada waktu tertentu atau muncul bagian rekaman yang tidak dapat diputar.
2. Frame Rate dan Bitrate Terlalu Tinggi
Pengaturan resolusi, FPS, dan bitrate yang terlalu tinggi dapat membebani kemampuan DVR/NVR. Akibatnya, perangkat tidak selalu mampu memproses dan menyimpan video secara optimal.
Baca Juga: Cara Memperbaiki CCTV Tampil No Video
Jika kenapa rekaman CCTV putus putus terjadi setelah pengaturan kualitas video dinaikkan, coba turunkan FPS atau bitrate secara bertahap.
3. Suplai Daya Tidak Stabil
Power supply atau adaptor yang mulai melemah dapat menyebabkan kamera atau DVR/NVR mengalami gangguan. Kondisi ini bisa membuat kamera mati sesaat, melakukan restart, atau kehilangan rekaman pada periode tertentu.
Periksa adaptor, konektor, dan power supply jika masalah terjadi pada beberapa kamera sekaligus.
4. Jaringan Tidak Stabil
Pada IP Camera, jaringan memiliki peran penting dalam mengirimkan data video. Wi-Fi yang lemah, kabel LAN bermasalah, atau jaringan yang terlalu padat dapat menyebabkan paket data terlambat atau hilang.
Jika video hanya putus-putus ketika dipantau melalui HP, tetapi rekaman lokal normal, kemungkinan masalah berada pada koneksi jaringan, bukan pada kamera.
5. Kabel atau Konektor Rusak
Pada CCTV analog, kabel coaxial dan konektor BNC yang longgar, berkarat, atau mengalami kerusakan dapat menyebabkan gangguan gambar. Kabel yang terjepit atau rusak akibat lingkungan juga perlu diperiksa.
Ciri-Ciri CCTV Rusak dan Perlu Diperiksa
Tidak semua rekaman putus-putus berarti kamera rusak. Beberapa ciri-ciri CCTV rusak yang perlu diperhatikan antara lain:
- Live view sering berkedip atau tiba-tiba no signal.
- Gambar memiliki garis atau gangguan visual.
- Kamera sering mati dan menyala kembali.
- Kamera malam hari tidak menampilkan gambar dengan baik.
- Playback berhenti berulang kali pada waktu tertentu.
- DVR/NVR sering restart sendiri.
- Perangkat terasa terlalu panas saat digunakan.
Jika gangguan hanya terjadi saat playback, periksa HDD terlebih dahulu sebelum mengganti kamera.
Solusi Rekaman CCTV Putus Putus Agar Kembali Lancar
Berikut beberapa solusi rekaman CCTV putus putus yang dapat dilakukan secara bertahap.
1. Periksa Kondisi HDD
Masuk ke menu penyimpanan DVR/NVR dan periksa status HDD. Jika muncul peringatan seperti Abnormal, Error, atau perangkat tidak mendeteksi HDD, lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Jika HDD sudah mengalami kerusakan, menggantinya dengan HDD surveillance grade yang dirancang untuk penggunaan CCTV 24 jam dapat menjadi solusi.
2. Sesuaikan FPS dan Bitrate
Jika kualitas video menggunakan pengaturan sangat tinggi, coba kurangi FPS atau bitrate sesuai kemampuan DVR/NVR dan kebutuhan pengawasan.
Baca Juga: Cara Menghapus Rekaman CCTV
Tidak semua area membutuhkan pengaturan maksimal. Area statis, misalnya gudang, dapat menggunakan konfigurasi berbeda dari area dengan banyak pergerakan.
3. Periksa Power Supply
Periksa adaptor dan distribusi daya kamera. Jika kamera sering restart atau beberapa kamera mengalami gangguan secara bersamaan, power supply perlu diperiksa menggunakan alat ukur atau teknisi.
Jangan mengganti adaptor hanya berdasarkan perkiraan. Pastikan tegangan dan kapasitas arus pengganti sesuai spesifikasi perangkat.
4. Periksa Jaringan IP Camera
Untuk sistem IP Camera, periksa kabel LAN, konektor, switch, PoE, dan kualitas Wi-Fi jika kamera menggunakan koneksi nirkabel.
Jika playback lokal normal tetapi tampilan di HP patah-patah, coba periksa jaringan internet terlebih dahulu.
5. Periksa Suhu DVR/NVR
Pastikan ventilasi perangkat tidak tertutup debu atau benda lain. Suhu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan perangkat tidak bekerja secara stabil.
Tempatkan DVR/NVR di lokasi yang memiliki sirkulasi udara cukup dan hindari sumber panas langsung.
6. Format HDD dengan Hati-Hati
Jika HDD masih terdeteksi tetapi mengalami masalah penyimpanan, format ulang melalui menu DVR/NVR dapat dipertimbangkan. Backup rekaman penting terlebih dahulu, karena proses format akan menghapus data yang tersimpan.
Jika masalah kembali muncul setelah format, HDD sebaiknya diperiksa atau diganti.
Kesimpulan
Jika setelah mencoba beberapa langkah di atas rekaman CCTV masih putus-putus, masalahnya mungkin berasal dari HDD, DVR/NVR, kamera, power supply, atau jaringan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Jangan langsung mengganti semua perangkat sebelum mengetahui sumber kerusakannya.
Gunakan jasa perbaikan CCTV untuk membantu memeriksa dan menangani masalah seperti rekaman patah-patah, kamera tidak tampil, DVR/NVR bermasalah, hingga gangguan penyimpanan. Konsultasikan masalah CCTV Anda dengan kami untuk mendapatkan pemeriksaan dan solusi yang sesuai.
Share this article