Berapa Watt Yang Dibutuhkan CCTV? Ini Jawabannya

Berapa watt cctv? – Penggunaan CCTV selama 24 jam sering membuat pemilik rumah atau usaha khawatir tagihan listrik akan meningkat. Apalagi jika sistem menggunakan beberapa kamera yang aktif sepanjang hari dan malam.

Namun, konsumsi daya CCTV sebenarnya relatif kecil. Rata-rata satu unit kamera hanya membutuhkan daya sekitar 2 hingga 10 watt, tergantung jenis kamera dan fitur yang digunakan.

Baca Juga: Biaya Pemasangan CCTV Rumah

Lantas, berapa watt cctv sebenarnya? Mengetahui kebutuhan daya setiap perangkat membantu kamu memperkirakan konsumsi listrik harian maupun biaya operasional CCTV setiap bulan.

Rincian Konsumsi Daya Perangkat CCTV

1. Konsumsi Daya Kamera CCTV

Pertanyaan 1 cctv berapa watt atau kamera cctv berapa watt tidak memiliki satu angka yang berlaku untuk semua kamera. Konsumsi daya bergantung pada spesifikasi dan fitur yang aktif.

Mode Siang (Day Mode): Kamera umumnya mengonsumsi daya sekitar 2–4 watt ketika kondisi cukup terang. Pada kondisi ini, kamera hanya menjalankan sensor gambar dan komponen pendukung utama.

Baca Juga: Cara Menghitung Kebutuhan Titik CCTV Rumah

Mode Malam (Night Mode / Infrared / ColorVu): Konsumsi dapat meningkat menjadi sekitar 5–10 watt. Hal ini terjadi karena LED inframerah atau lampu sorot dapat menyala secara otomatis untuk membantu kamera menghasilkan gambar ketika kondisi gelap.

2. Konsumsi Daya Perangkat Perekam (DVR/NVR)

Untuk pertanyaan dvr cctv berapa watt, unit DVR/NVR tanpa harddisk umumnya membutuhkan daya sekitar 10–20 watt.

Sementara itu, harddisk khusus pengawasan (surveillance grade) dapat menambah konsumsi sekitar 5–9 watt ketika melakukan proses membaca dan menulis data. Jadi, total konsumsi sistem tidak hanya berasal dari kamera, tetapi juga perangkat perekam dan media penyimpanannya.

Tabel Estimasi Berapa watt CCTV dan Biaya Listrik Bulanan

Berikut gambaran kebutuhan listrik berdasarkan jumlah kamera. Estimasi biaya menggunakan asumsi tarif listrik R-1/TR 1.300 VA–2.200 VA.

Paket Sistem CCTVTotal Konsumsi Daya (Watt)Estimasi Penggunaan Harian (kWh)Estimasi Biaya Listrik Per Bulan (Rp)
1 Kamera Wi-Fi Standalone5 Watt0,12 kWhRp5.000 – Rp7.000
Paket 4 Kamera + DVR + Harddisk35 – 50 Watt0,84 – 1,2 kWhRp38.000 – Rp55.000
Paket 8 Kamera + DVR + Harddisk65 – 90 Watt1,56 – 2,16 kWhRp70.000 – Rp98.000
Paket 16 Kamera + DVR + Harddisk120 – 170 Watt2,88 – 4,08 kWhRp130.000 – Rp185.000

Nilai tersebut merupakan estimasi karena konsumsi sebenarnya dapat berubah berdasarkan jenis kamera, fitur night vision, aktivitas kamera, kapasitas penyimpanan, dan perangkat jaringan yang digunakan.

Faktor yang Memengaruhi Konsumsi Daya Listrik CCTV

Teknologi Night Vision (Infrared & Lampu LED)

Fitur penerangan malam merupakan salah satu komponen yang dapat meningkatkan konsumsi daya kamera. Ketika lingkungan gelap, LED inframerah atau lampu LED pada kamera dapat aktif untuk membantu menghasilkan gambar yang lebih jelas.

Baca Juga: Harga CCTV Mini 

Semakin besar kebutuhan pencahayaan tambahan, konsumsi daya kamera juga dapat meningkat, ini juga menjawab persoalan berapa watt cctv.

Fitur Pergerakan Motorik (PTZ)

Kamera PTZ (Pan-Tilt-Zoom) memiliki motor internal untuk menggerakkan posisi kamera secara horizontal, vertikal, dan melakukan zoom.

Ketika motor sering bergerak atau fitur zoom digunakan secara aktif, kebutuhan daya dapat lebih tinggi dibandingkan kamera CCTV statis.

Jenis Koneksi & Jaringan

IP Camera dan kamera Wi-Fi harus memproses serta mentransmisikan data melalui jaringan. Aktivitas jaringan yang tinggi dapat membuat konsumsi daya sedikit lebih besar dibandingkan kamera analog standar.

Baca Juga: Harga Pasang CCTV Rumah

Pada IP Camera, penggunaan PoE juga memungkinkan daya dan data disalurkan melalui kabel jaringan yang sama sehingga instalasi dapat menjadi lebih praktis.

Tips Menghemat Penggunaan Listrik Sistem CCTV

Gunakan Teknologi PoE

Gunakan kamera berteknologi PoE (Power over Ethernet) pada sistem IP Camera. Teknologi ini memungkinkan daya dan data dikirim melalui satu kabel Ethernet sehingga distribusi daya menjadi lebih efisien dan instalasi lebih sederhana.

Atur Jadwal Lampu Sorot

Jika kamera memiliki lampu sorot atau smart lighting, atur agar lampu hanya menyala ketika dibutuhkan, misalnya saat sistem mendeteksi adanya gerakan. 

Baca Juga: Cara Menghubungkan CCTV Ke Hp

Cara ini dapat mengurangi konsumsi daya dibandingkan menyalakan lampu sepanjang malam.

Pilih Power Supply yang Efisien

Gunakan power supply terpusat dengan efisiensi daya yang baik dan memiliki garansi resmi. Pemilihan power supply yang sesuai juga membantu memastikan kamera mendapatkan suplai listrik yang stabil tanpa pemborosan daya.

Kesimpulan

Mengetahui berapa watt cctv menunjukkan bahwa sistem keamanan ini relatif hemat energi. Satu kamera umumnya hanya membutuhkan sekitar 2–10 watt, sedangkan konsumsi keseluruhan akan bertambah berdasarkan jumlah kamera, DVR/NVR, harddisk, serta fitur yang digunakan.

Dengan memilih perangkat sesuai kebutuhan dan mengatur fitur seperti night vision, lampu sorot, serta jaringan secara tepat, penggunaan CCTV 24 jam tidak harus memberikan beban besar pada tagihan listrik bulanan rumah atau usaha.

Share this article

Leave a Comment